Category: Bali Trip
Trunyan, Tempat Menemui Yang Mati
Posted by Putri in Bali Trip, Headlines Sunday, 7 February 2010 09:24 14 Comments
Trunyan adalah wilayah di Kintamani, di seberang danau Batur. Desa tempat kita bisa menemui mayat yang tidak dikubur, dan tidak bau. Jangankan orang Indonesia asli, orang Bali sendiri belum tentu pernah sampai kesana.
Kenapa bisa begitu?
Nyang Nyang Beach, Dangerously Private
Posted by Putri in Bali Trip, Hai Blog, Hari ini aku..... Tuesday, 3 November 2009 07:23 7 Comments
Me and kokoro no tomo planned to go to Kuta beach for a little walk in the morning. I thought it would be good to do this before his leaving to Sumatra. We could chat a little more after our quarrel those days.
His idea was to bring me to a private place to share our plans to his future and mine, so he ran the motorcycle passing Kuta, and there we went to Jimbaran, to the southest beach in Bali he said. This beach is located near to Uluwatu. I don’t know the exact place, but there is a kind of hotel/motel/villa named Nyang Nyang near the entry road of this beach.
We have to walk 50 m to go down the stairs to walk on the beach and go up stairs after that. Exhausting, you’d better be a person who likes adventure. Bring some bottles of mineral water and snacks just in case your blood glucose suddenly decreases or you’ll pass out… :p
That was my first time and I noticed the beach was so clean, rocks were the walking path of the entry road and no one was really there. Just actually no one. The board at the entry road said it was a surfing beach, but no one was there, even for a walk.
He had ever been there with friends from his boarding house when he was still at the university. He told me fishes had been seen on the beach at about 5 – 6 am and the water will elevate at about 11 am. The water will elevate until 6 m. Then I knew why no one was there.
Still, for me, with or without kokoro no tomo and because I am quite objective, this beach is beautiful. So much beautiful.
See you kokoro no tomo, have a good luck on your new job.
click to enlarge
Kuta Karnival 2009
Posted by Putri in Bali Trip, Cerita Sekitar Tuesday, 29 September 2009 20:34 15 Comments
Kuta Karnival 2009 kali ini tidak jauh beda dengan tahun lalu. Ada beberapa stand dari berbagai perkumpulan dan panggung besar untuk bermacam pentas.
Saya yang tinggal di Bali, sebenarnya bosan mampir kesana. Kemeriahan yang itu-itu saja. Kalau ada brosur tentang Kuta Karnival, isi acaranya pasti seputar entertainment yang sudah pernah saya tonton. Acara musik misalnya, yang hampir 90% pasti SID (Superman Is Dead) lagi, lalu Festival Band, Festival Modern Dance, Fashion Show, Kesenian Daerah, dan beberapa lainnya. Seperti juga saya, banyak orang yang beranggapan Kuta Karnival begitu-begitu saja. Walaupun kegiatan itu masih ada di Kuta Karnival tahun ini, saya menemukan ada yang beda.
Hari Sabtu sore, saya bersama adik saya datang ke Kuta Karnival, disambut teriakan seorang perempuan “ADA YANG TAHU MANFAAT SAMPAH ?”, lalu anak-anak kecil yang mengelilinginya mengacungkan jari dan berebut menjawab. Perempuan itu memilih satu diantaranya. “BISA DIDAUR ULANG!!”. Walaupun tak terlalu nyambung, saya tetap berdiri disana, ingin melihat apa yang terjadi selanjutnya.
Perempuan itu lalu mengajak anak-anak kecil disana membuat kertas daur ulang dari koran dan kertas brosur yang berserakan di sepanjang pantai kuta. Anak-anak itu dengan semangatnya memotong, menghancurkan kertas-kertas dengan blender, membasahi dan meletakkan gumpalan kertas basah yang sudah diberi lem pada saringan kotak dan menjadikannya kertas baru. Ternyata Kuta Karnival sadar lingkungan juga.
Tak hanya itu, karya seniman graffiti juga dipamerkan disana. Dibawah ini beberapa diantaranya. Mungkin temanya adalah menjaga kebersihan laut dan pantai. Sejauh yang saya lihat dari graffiti itu tertangkap kepedulian pada lingkungan yang dikhususkan pada pesisir pantai dan laut.
Itu belum cukup. Kuta Karnival 2009 juga dihadiri penyelenggara donor darah dari Bali Blogger Community. Temanya “Blood For Life”. Sasaran yang bagus, walaupun cukup riskan jika diadakan di pantai Kuta mengingat pengunjungnya sangat heterogen. Menariknya, cukup banyak yang mampir dan menyumbangkan darah saat saya berada di pos itu.
Selain menyelenggarakan Donor Darah, Bali Blogger Community bekerja sama dengan Kisara Youth Clinic mengadakan pos kesehatan. Disana disediakan dua dokter untuk konsultasi dan edukasi tentang seks dan remaja. Jika hanya ingin mampir dan memeriksakan tensi darah juga dipersilakan. Saya mampir kesana dan mendapatkan souvenir kondom dengan kertas kecil bertuliskan “Bersama Membentuk Remaja Yang Sehat & Bertanggung Jawab”. Tempat yang tepat untuk mengadakan pos semacam ini.
Kuta Karnival 2009 kali ini tidak hanya keriaan yang disuguhkan, tapi juga kepedulian. Timbal balik yang positif dari keriaan selama satu minggu. Mudah-mudahan Kuta Karnival 2010 nanti akan ada jutaan lagi hal positifnya dan hal positif itu membuat anak muda lebih bersemangat untuk datang membanjiri Pesisir Pantai Kuta. Tidak hanya memacu adrenalin mereka dengan musik rock, tetapi juga ikut peduli terhadap diri dan lingkungan.
Bangli-Kintamani-Batur
Posted by Putri in Bali Trip Monday, 10 August 2009 17:24 17 Comments
This isn’t my first time going to Bangli then….
I have ever been in Kintamani before and it’s only 20 minutes from Bangli if you drive from Denpasar, Bali.
I thought Kintamani was somewhere , indeed, far from Bangli, and Bangli was the pathetic remote area, where I could only find fog, cloudy sky, wet road and cold air.
Bangli is a small town though, sorrounded by mountains. The sky is rarely clear and foggy in some days. I have never found burger vendors or pizza here
, but I like this town, especially because it’s near Kintamani, which means Batur lake is not far either.
There are villas to stay along the way to Batur lake. There we can just walk along the quiet roads (be careful with the loaded trucks
), drawing the mountain and the calm lake on the canvas. or take some pictures like
this…..

Kintamani view
and this…

me and aci
I can write all day and tell you too much about it, but I’ll let you find them yourself in Bali
Oh, before I leave, the biggest question is,
Can we swim in that lake?






