Suatu pagi, satu ciuman saat kamu terbangun,
Pagi esoknya, saat kamu duduk di depan laptopmu,
Esoknya lagi, saat kamu sibuk dengan tugasmu,
Lalu petang saat kamu lama sekali hilang dalam keseharian.
Satu terima kasih suatu pagi, tapi satu penolakan.
Pagi terakhir, satu ciuman, di pipi yang sama saat pertama.
Aku pergi diberi senyuman.
Kita ketemu lagi nanti, katamu.
Aku tidak yakin, sedikit harap.
Sebenarnya aku juga tidak yakin jumlahnya.
Lima ya? Aku lupa.
Lalu aku pergi dengan senyuman.
Kita anggap tidak ada apa-apa saja bagaimana?
Tapi itu lucu sekali kalau kamu setuju.
Itu sangat ada apa-apa bagiku.
hehe!
maaf.
image source : gettyimages.com


Ah…, kebanyakan aktifitas atau sulit menaruh perhatian ya jika demikian?
kenapa harus ada “hehe!”-nya? merusak saja…
aku hitung, itu ada 6. lima ya?