Alasan saya membangun sebuah blog adalah karena saya ingin menulis apa yang terjadi pada saya dan sekeliling saya, tetapi hanya sesuatu yang berkesan. Saya memang tidak pernah minat untuk menjadikan blog saya ramai pengunjung walaupun saya suka blog saya ada yang mengunjungi. Saya juga tidak pernah minat ikut SEO atau mendapatkan sesuatu dengan membangun sebuah blog. Saya ingin gaya saya dinikmati oleh yang suka, itu saja.
Satu email datang untuk mengundang saya menjadi anggota pelatihan menulis dan dijanjikan akan dilatih oleh penulis handal. Saya pikir, saya mungkin akan menjadi mereka. Saya akan mengikuti cara menulis mereka dan akan mewariskannya ke seluruh pembaca blog bahwa cara itu adalah cara yang benar. Pembaca blog kemudian tahu saya berubah dan saya jadi semakin terbatas mengutarakan peSempit ya pemikiran saya?
Tetapi kemudian saya melihat penulis Indonesia dan dunia, penulis novel, kolumnis, penulis essay dan puisi. Mereka punya gaya sendiri.
Djenar M A, Dee, Raditya Dika, J.R.R. Tolkien, Goenawan Moehammad, Yusuf As Siba’i, Atul Gawande, Ve Handojo.
Banyak dari mereka yang saya sebutkan memang jebolan fakultas sastra atau budaya. Tetapi mereka jago mengutarakan imajinasi dan pengalaman dalam tulisan. Mungkin mereka juga 1 dari 1000 teman seangkatannya yang sukses. Apakah karena mereka unik atau benar-benar mengikuti apa yang diajarkan oleh dosennya? Entahlah, but they got style! And I love it!
Saya ingin jadi seperti itu, dengan gaya sendiri. Saya memang blogger biasa, layout blog boring, cara nulis pas-pasan, imajinasi mentok. Maklum juga, semua yang saya tulis di blog hanya ditulis saat online dan jarang diperiksa lagi. Tulis lalu Publish! Saya yakin banyak pemikiran yang tertulis secara rambang, tak bertujuan, tak nyambung dan sebagainya. Seorang penulis bilang, apa yang kita tulis pertama kali, 98% adalah piece of shit. Kalau memang tulisan saya piece of shit ya maaf saja.
Blogging membuat saya tahu bahwa setiap karya bisa saja diapresiasi. Karya orang lain yang saya pikir tak karuan juga bisa dapat comments 500. Bisa saja, bisa dengan maksa, atau mereka datang sendiri untuk suatu tulisan yang bagus….
Itulah menurut saya, seorang blogger pasti punya alasan sendiri.

Pertamaxxxxxxxxx, Blog walking
Lha Put, koq namaku ga ada di situ
pokoknya sekali ngeblog tetap ngeblog
apapun alasannya
Menjadi diri sendiri, dengan gaya sendiri
Salam kenal astiti…ayu juga pengen belejar ngeblog nih..setelah baca tulisanmu jadi tambah semangat pengen belajar
Ti, aku blum komentar di sini ya?
Hmm.., apa ya.., jadikan blogmu sebagai dirimu. Itu saja sih.
Apapun tujuanmu ngeblog, ndak masalah. Yang penting kamu dapatkan apa yang kamu mau dari blog ini.
Kira-kira begitulah.. ;P
enaknya ngeblog adalah kamu tak harus menjadi orang lain. kamu tak harus diatur2 orang lain biar tulisannya bisa dibaca orang lain. jadi, lanjutkan. :p
yang penting gaya dan eksis di dunia nyata maupun maya….hehehe
‘jangan pernah patah semangat ketika orang mencibir aktifitas nge-BLOG yang anda lakukan… karena BLOG adalah sarana yang tepat untuk berbagi kisah, pengetahuan dan pengalaman kepada orang lain… dan Berbagi itu tak pernah Rugi…’
mau ngeblog aktif kek mau nggak kek, suka-suka gw dong, wong yang punya gw sendiri
semangaaat.. heehhe ;p
suit suuittt….
setujuuu!cm pengen berbagi..mudah2an ada yg mau berbagi..hehehe,dan maap jg klo menuh2in dunia maya
setujuu jg sma pndapat mas anton! ^^
teruskan
kok comment saia ‘awaiting moderation mulu y??’
“Maab gung, baru online nih…. hehehe!”
Setuju Put, ada atau ga ada kometar posting jalan terus. Tetep jadi diri sendirilah. Mau tau rahasia kenapa bisa bertahan ngeblog 8 tahun? Jawabannya ada di title blog saya: My Blog, My Rules!
Ternyata sekarang kamu tambah bijak put, pantesan sudah lama ga hubungin aku… Loh?