Membangun Blog
Sunday, November 22nd, 2009Alasan saya membangun sebuah blog adalah karena saya ingin menulis apa yang terjadi pada saya dan sekeliling saya, tetapi hanya sesuatu yang berkesan. Saya memang tidak pernah minat untuk menjadikan blog saya ramai pengunjung walaupun saya suka blog saya ada yang mengunjungi. Saya juga tidak pernah minat ikut SEO atau mendapatkan sesuatu dengan membangun sebuah blog. Saya ingin gaya saya dinikmati oleh yang suka, itu saja.
Satu email datang untuk mengundang saya menjadi anggota pelatihan menulis dan dijanjikan akan dilatih oleh penulis handal. Saya pikir, saya mungkin akan menjadi mereka. Saya akan mengikuti cara menulis mereka dan akan mewariskannya ke seluruh pembaca blog bahwa cara itu adalah cara yang benar. Pembaca blog kemudian tahu saya berubah dan saya jadi semakin terbatas mengutarakan peSempit ya pemikiran saya?
Tetapi kemudian saya melihat penulis Indonesia dan dunia, penulis novel, kolumnis, penulis essay dan puisi. Mereka punya gaya sendiri.
Djenar M A, Dee, Raditya Dika, J.R.R. Tolkien, Goenawan Moehammad, Yusuf As Siba’i, Atul Gawande, Ve Handojo.
Banyak dari mereka yang saya sebutkan memang jebolan fakultas sastra atau budaya. Tetapi mereka jago mengutarakan imajinasi dan pengalaman dalam tulisan. Mungkin mereka juga 1 dari 1000 teman seangkatannya yang sukses. Apakah karena mereka unik atau benar-benar mengikuti apa yang diajarkan oleh dosennya? Entahlah, but they got style! And I love it!
Saya ingin jadi seperti itu, dengan gaya sendiri. Saya memang blogger biasa, layout blog boring, cara nulis pas-pasan, imajinasi mentok. Maklum juga, semua yang saya tulis di blog hanya ditulis saat online dan jarang diperiksa lagi. Tulis lalu Publish! Saya yakin banyak pemikiran yang tertulis secara rambang, tak bertujuan, tak nyambung dan sebagainya. Seorang penulis bilang, apa yang kita tulis pertama kali, 98% adalah piece of shit. Kalau memang tulisan saya piece of shit ya maaf saja.
Blogging membuat saya tahu bahwa setiap karya bisa saja diapresiasi. Karya orang lain yang saya pikir tak karuan juga bisa dapat comments 500. Bisa saja, bisa dengan maksa, atau mereka datang sendiri untuk suatu tulisan yang bagus….
Itulah menurut saya, seorang blogger pasti punya alasan sendiri.
