Renita Renita
Dia dunia ini ada minoritas dan mayoritas
Empati adalah menempatkan diri kita pada diri orang lain, seperti istilah being in someone’s shoes…
Tapi bagaimana jika kita tidak pernah dapat menjadi orang itu? Jika kita sulit membayangkan diri kita menjadi orang itu, sedangkan dia ingin sekali dimengerti…
Film Renita Renita menceritakan tentang seorang transsexual yang menyatakan pendapatnya tentang sulitnya hidup menjadi dia.
Film pendek ini bisa membuat kita sedikit mengerti. Worth to see.
Tags: Film, Renita Renita

September 13th, 2009 at 2:11 pm
Jaman sekarang agak susah ya ketemu orang yg berempati tulus pada orang lain. Rata-rata mikirin urusannya sendiri….
September 14th, 2009 at 9:30 am
hmmm… hidup memang kadang terasa susah, tapi tetap mesti disyukuri
September 15th, 2009 at 3:41 am
waduh…
film transeksual yah
sapa yang bintang utamanya??
Megan Fox atau jupe..?
September 15th, 2009 at 3:42 am
Hmm…pilem pendek
independen yah
pengen liat nig
September 15th, 2009 at 7:22 pm
@Zee : kita hanya belum bertemu saja

@wira : setuju dengan bli wira
@belajar blog : tonton aja…. pasti nanti tau deh bintanya siapa
@koleksi mainan : silakan di klik untuk play atau langsung ke web nya.
September 17th, 2009 at 7:45 pm
c’est la vie
October 1st, 2009 at 1:45 pm
film transeksual ini bikin aku jadi empati karena bintangnya ngakunya dari Palu, yang kebetulan aku juga lahir dan tinggal di Palu, walau bukan orang asli Palu
apa lagi kalau peralihan antara ….. dan …..
hidup di Palu aja uda susah gimana hidup di luar sama gak ya? ga kebayang….
October 8th, 2009 at 2:06 pm
Menempatkan diri kita menjadi orang lain bukan berarti kita menjadi orang tersebut put, kita hanya mengambil sudut pandangnya aja … Makin luas sudut pandang, makin baik kita menangani masalah. Bukan begitu?