Kau memang,
tidak pernah terlihat baik
tidak pernah terlihat tepat
tidak pernah terlihat mengagumkan
seberapa keraspun kau membuatku melihat sinarmu, kau hanya bintang kecil yang lebih sering tertutup awan mendung,
sebanyak apapun lagu-lagu yang kau ciptakan tentang perasaanmu, telingaku tidak pernah dapat mendengarnya
sebesar apa yang kau sebut itu pengorbanan saat kau harus kehilangan sebagian dari jiwamu karenaku, aku tidak pernah merasa itu cukup
Itu bukan salahmu terlihat begitu,
itu karena aku tidak pernah mencintaimu,
aku tidak mau minta maaf, hanya minta cepat saja lupakan,
lagipula aku tahu kau tak akan terlalu begitu…

Weleh-weleh…, sedang demam ya ^_^?
siapakah “kau” itu?
Gelap yeee tak bisa di baca komentarnya
SAlam
Ah. begitu sadis……. astaga!!!!!!
kesian kali orang yang mencintaimu
salam kenal “Zhu”
kenapa tidak? …
lagi nolak cintrong ya bu?
uhh.. kasian banget si ‘kau ‘ itu…
slalu begitu !
numpang nyuri inspirasi
semoga “kau”itu bukan aku.
Kacian banget tu tak ada maaf
beeeuhhhhh…….
ckckckckkckckkckkk….
@ Cahya : sedang demam bercinta… haha!
@ Ichanx : “Kau” itu ada di dalam hati setiap orang
@ Zhu : Adakah yang sadis dari sebuah tulisan?
@ Aprian : Kapan aku bilang tidak pri? hehe!
@ Ceznez : Akh engga kok :p
@ Kucingkeren : Dia masih miiiaauuwww kok…. hehehe!
@ thelo : kok mirip lagunya naif wo?
@ Fauzan : tentu bukan
@ Mr Bien & harikuhariini :
ternyata putri jago bikin puisi nok. kapan2 kita bikin poetry battle.